Ungkap Tujuh Mitos Seputar Penyakit Stroke

      No Comments on Ungkap Tujuh Mitos Seputar Penyakit Stroke

Ungkap Tujuh Mitos Seputar Penyakit StrokeUngkap tujuh mitos seputar penyakit stroke – Stroke merupakan salah satu yang paling banyak menyebabkan kematian selain akibat penyakit jantung. Stroke sendiri ialah gangguan fungsi saraf yang menyebabkan menurunnya tingkat kesadaran, gangguan bicara dan kelumpuhan anggota gerak. Hal ini bisa terjadi secara tiba-tiba akibat adanya gangguan peredaran darah di otak.

Hal tersebut tidak lepas dari adanya mitos yang salah kaprah tentang stroke di masyarakat kita.

Mengungkap Tujuh Mitos Seputar Penyakit Stroke

  • Stroke hanya menyerang orang tua atau orang lanjut usia
    Ini merupakan anggapan yang salah. Meskipun kebanyakan dari penderita stroke memang menyerang orang-orang di atasu usia 65 tahun, namun satu pertiga dari pasien stroke ternyata adalah mereka yang berusia di bawah 65 tahun. Jumlah penderita stroke muda pun kabarnya kini semakin meningkat seiring dengan gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, obesitas (kegemukan), dan kolesterol yang tinggi.
  • Stroke hanya satu jenis
    Stroke sebenarnya memiliki dua jenis. Pertama, stroke iskemik yakni penyumbatan pada pembuluh darah yang mengalir ke otak. Kedua, stroke hemoragik yakni pendarahan otak akibat pembuluh darah pecah. Kedua jenis stroke memang hampir sama, namun penangannya sangatlah berbeda.
  • Stroke tidak bisa dicegah
    Siapa bilang stroke tidak bisa dicegah? Perlu Anda ketahui, 80 persen stroke dapat dicegah. Caranya yakni dengan mengontrol berat badan, tekanan darah, dan kolesterol Anda. And abisa mendapat ketiganya dengan cara rajin berolahraga, makan makanan sehat, dan mengurangi konsumsi alokohol. Mudah kan?
  • Gejala stroke identik dengan kejang
    Tidak benar itu. Gejala penyakit stroke biasanya cukup ringan yakni berupa pusing saja. Seperti penyakit jantung, pria dan wanita bisa mengalami gejala yang sama. Namun pada beberapa wanita terkadang juga cegukan saat terkena stroke.
  • Gejala stroke dapat hilang dengan sendirinya
    mitos dari mana itu? Stroke merupakan salah satu penyakit berat yang perlu penanganan cepat dan tepat. Oleh karena itu, bila ANda mengalami gejala stroke, cara terbaik untuk mencegahnya yaitu dengan menghentikan gejala tersebut. Misal segera pergi dan konsultasikan ke dokter sebelum semuanya terlambat.
  • Lama sembuh dari stoke membuat penderitanya cacat
    Tak selalu. Sebenarnya meskipun pasien stroke sama sekali tidak membaik kondisinya selama beberapa bulan, itu dikarenakan otak masih dalam proses penyusunan ulang sistemnya. Jadi tetap ada kesempatan bagi penderita stroke untuk bisa sembuh total meskipun dalam jangka waktu yang lama.
  • Ahli medis tidak bisa membantu jika penanganan terlambat sampai tiga jam
    Era modern ini dengan semakin majunya dunia kesehatan tentunya ada obat-obatan yang bisa menangani pasien stroke dengan efektif. Jadi tidak benar jika ada yang bilang bahwa dokter tidak bisa membantu saat pasien stroke sudah terlambat tiga jam untuk berobat. Namun tetap saja penanganan yang lebih cepat akan lebih baik bagi pasien.

itulah tujuh mitos seputar penyakit stroke salah yang telah di ungkap. Semoga artikel ini bermanfata bagi Anda sobat. Sampai ketemu lagi di artikel-artikel menarik berikutnya..

Posted by : Ungkap Tujuh Mitos Seputar Penyakit Stroke

Berita terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *