Gejala Penyakit

Kenali Penyebab dan Gejala Konstipasi (Sembelit) Pada Bayi

Kenali Penyebab dan Gejala Konstipasi (Sembelit) Pada Bayi

Apotek45.com – Mengenali penyebab dan gejala konstipasi (sembelit) pada bayi tentu sangat diperlukan, terutama para orang tua muda.

Untuk mengetahui apa yang sedang terjadi pada bayi Anda tentu Anda memerlukan bekal informasi yang cukup supaya tahu apa tanda dan cara penanganan yang tepat serta efektif untuk mengatasi konstipasi yang terjadi pada bayi Anda.

Kenali Penyebab dan Gejala Konstipasi (Sembelit) Pada Bayi

Konstipasi atau yang sering disebut dengan istilah sembelit merupakan suatu kondisi di mana tinja atau feses bayi menjadi keras, tidak seperti biasanya. Sehingga bayi akan mengalami kesulitan buang air besar, dan sampai berhari-hari.

Seorang bayi akan dikatakan mengalami konstipasi apabila ia tidak buang air besar selama 3 hari dengan diiringi rasa yang tidak nyaman serta gelisah.

Bahkan dengan kondisi ini bayi bisa saja menjadi lebih sering menangis dan rewel, sehingga efeknya bayi akan mengalami kolik serta sulit untuk makan.

Anda tentu tidak boleh menganggap remeh masalah ini, karena bisa berakibat buruk bagi perkembangan bayi secara keseluruhan.

Gejala konstipasi pada bayi

Berikut ini gejala atau tanda bayi mengalami konstipasi atau susah buang air besar:

  • Bayi menjadi lebih rewel dan ia akan menangis sampai mengangkat kakinya karena ia merasa kesakitan yang disebabkan oleh susahnya buang air besar.
  • Perut bayi menjadi kembung.
  • Jika diraba perutnya menjadi lebih keras.
  • Bayi mengalami sulit buang air besar kurang dari 3x dalam seminggu.
  • Bentuk fesesnya lebih keras dari biasanya walaupun frekuensi tidak berubah.
  • Bayi terlihat kesakitan saat buang air besar.
  • Pada bayi 0-5 bulan dan masih mengonsumsi ASI, buang air besar seminggu sekali masih dianggap normal.
  • Berat badan bayi tidak naik, bisa dilihat dari kurva pertambahan berat badan dalam setiap bulannya.

Dan dalam kasus yang lebih parah, terdapat bercak darah pada popok bayi yang diakibatkan robeknya dinding rektum bayi akibat feses yang keras.

Lantas, apa saja penyebab bayi mengalami konstipasi?

Sebagai orang tua, tentu Anda harus mengetahui apa saja penyebab bayi mengalami konstipasi agar keadaan ini bisa dicegah dan ditangani dengan lebih cepat. Berikutini beberapa penyebab bayi mengami konstipasi.

Susu formula

Peralihan ASI menuju susu formula rentan menyebabkan konstipasi. Hal ini wajar terjadi mengingat kandungan gizi antara ASI dan susu formula berbeda.

Maka dari itu, bijaklah saat memilih susu formula untuk buah hati Anda. Selain menganalisis kandungan apa yang ada di dalamnya, perhatikan juga bagaimana respons tubuh bayi Anda.

Dehidrasi

Kekurangan cairan pada bayi dapat menyebabkan konstipasi. Dalam kondisitertentu seperti saat tubuh gigi atau sedang sakit bayi biasanya menolakminum susu sehingga bayi kekurangan cairan.

Makanan padat

Ketika Anda mulai memperkenalkan makanan padat untuk bayi, tubuh dan pencernaan bayi mungkin butuh waktu untuk beradaptasi dengan makanan padat. Sehingga bayi mengalami konstipasi.

Untuk meminimalisasi risiko konstipasi, berikan makanan kaya serat pada bayi Anda.

Kondisi medis tertentu

Meski jarang terjadi, beberapa penyakit bisa menyebabkan bayi mengalami susah buang air besar. Beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan konstipasi adalah hipotiroid, alergi terhadap makanan, dan gangguan sistem pencernaan dari lahir.

Segera bawa bayi atau anak Anda ke dokter jika mengalami gejala-gejala konstipasi untuk sesegera mungkin mendapatkan penanganan yang tepat. Dan bila perlu konsumsi obat herbal untuk membantu mencegah serta mengobati konstipasi secara alami dan mempercepat penyembuhan dengan mengkonsumsi obat herbal QnC Jelly Gamat.

Informasi lengkap mengenai obat herbal konstipasi pada bayi, anak dan dewasa yang aman dan ampuh, Klik saja di sini!

Itulah informasi mengenai penyebab dan gejala konstipasi pada bayi yang mungkin Anda perlukan untuk mengetahui hal apa yang harus dilakukan jika bayi Anda mengalami gejala konstipasi. Terimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat!

Kenali Penyebab dan Gejala Konstipasi (Sembelit) Pada Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *