Insomnia Pada Ibu Hamil Memicu Tekanan Darah Tinggi dan Komplikasi Saat Melahirkan

Tahukah Anda? Jika ternyata insomnia pada ibu hamil dapat memicu tekanan darah tinggi dan komplikasi saat melahirkan! Hal ini tentunya tidak ingin terjadi pada Anda bukan? Oleh karena itu, selama masa kehamilan, Anda harus mengatur pola makan yang baik termasuk sering berolahraga secara teratur. Eits tak hanya itu, pola tidur Andapun juga harus dijaga karena kualitas dan kuantitas tidur yang buruk selama masa kehamilan bisa berbahaya bagi si ibu dan bisa menyebabkan komplikasi pada bayi Anda saat dilahirkan dan juga komplikasi lainnya.

Insomnia Pada Ibu Hamil Memicu Tekanan Darah Tinggi dan Komplikasi Saat Melahirkan

Kurang tidur pada ibu hamil pada malam hari memang sangat umum dialami oleh kebanyakan ibu hamil dengan berbagai alasan, baik itu akibat dari perut yang semakin membesar atau terlalu sering bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil misalnya. Padahal kurang tidur di malam hari wajib dihindari oleh ibu hamil karena akan memberikan efek negatif baik itu pada kesehatan ataupun kehamilan Anda. Hal ini di ungkapkan oleh DR. dr. Noroyono Wibowo, SPOG(K) dalam acara peluncuran Bebemama di Hotel Ritz Carlton. Bliau menyatakan bahwa “Ibu hamil yang tidak bisa tidur alias insomnia di malam hari jangan dianggap enteng. Kalau terlalu sering kurang tidur, tekanan darah ibu hamil bisa semakin meningkat dan akibatnya menimbulkan pre-eklampsia,” jelasnya.

Lalu apa saja akibat dari pre-eklampsia yang bisa dialami ibu hamil?

Saat ibu hamil mengalami pre-eklampsia, plasenta di dalam rahim tidak akan mendapatkan jumlah darah yang cukup sehingga nantinya bayi akan lahir dengan berat badan rendah. Meskipun bisa dihindari, tapi pre-eklampsia jangan dianggap remeh karena masalah pada ibu hamil ini merupakan penyebab kematian terbesar kedua saat hamil.

Wanita yang mengalami depresi juga lebih mungkin menderita gangguan tidur/insomnia, mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh serta masalah kehamilan lain yang merugikan. “Hasil penelitian kami menyoroti pentingnya mengidentifikasi masalah tidur pada awal kehamilan terutama wanita yang depresi karena tidur merupakan perilaku yang dikodifikasi,” jelas asisten profesor psikiatri di Pitt School of Medicine sekaligus penulis utama studi, Michele Okun, Ph.D .

Dalam penelitian ini dilibatkan 170 wanita dan dianalisis pola tidur serta tingkat produksi sitokin selama 10 minggu. Hasilnya menunjukkan ibu hamil yang depresi dan kurang tidur berisiko besar mengalami komplikasi saat melahirkan. Sitokin bisa jadi faktor utama yang berhubungan dengan bayi lahir prematur. Setiap berkurangnya sistem kekebalan tubuh akibat darikurang tidur atau depresi akan semakin meningkatkan risiko Anda terkena komplikasi saat melahirkan.

Sumber : health.detik.com , family.fimela.com

Oleh karena itu, Anda para ibu hamil sebisa mungkin atau bahkan harus dan wajib memelihara pola tidur yang baik agar Anda dan bayi Anda senantiasa sehat. Semoga bermanfaat.

Posted by : InsomniaPada Ibu Hamil Memicu Tekanan Darah Tinggi dan Komplikasi Saat Melahirkan

Berita terkait :

Obat Tradisional Insomnia Terkini

Dapak Insomnia Berkepenjangan

Ini Dia 6 Kebiasaan Pemicu Insomnia

Kurang Tidur? Waspada Gangguan Kesehatan Jantung!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *