Faktor Pemicu dan Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil

Apotek45.com – Setelah pada artikel sebelumnya admin membahas mengenai 5 tanda keguguran yang mesti diwaspadai, pada kesempatan kali ini admin akan membahas mengenai apa faktor penyebab dan pemicu terjadinya keguguran pada ibu hamil.

Faktor Pemicu dan Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil

Orang tua mana yang tidak syok jika mengetahui bahwa anak/janin yang ditunggu-tunggu ternyata mengalami keguguran?!

Biarpun penyebab pasti keguguran belum diketahui, namun para pakar memperkirakan terdapat 70 persen kasus keguguran yang disebabkan oleh adanya keabnormalan pada kromosom bayi.

Kekurangan, kelebihan atau keabnormalan kromosom dapat mengakibatkan janin tidak bisa berkembang dengan semestinya. Keguguran yang terjadi pada usia kehamilan lebih tua, yaitu di atas tiga bulan, biasanya disebabkan oleh penyakit atau kondisi kesehatan ibu yang kurang baik.

Di luar faktor kromosom, terdapat beberapa faktor pemicu lain yang diduga dapat meningkatkan risiko keguguran. Diantaranya meliputi:

  • Usia sang ibu. Risiko keguguran akan lebih meningkat seriring usia ibu yang menua.
  • Pengaruh masalah kesehatan sang ibu, misal karena ada maslah pada plasenta, memiliki struktur rahim yang abnormal, leher rahim yang lemah atau menderita sindrom ovarium polikistik.
  • Penyakit jangka panjang (kronis), misalnya hipertensi yang parah, gangguan ginjal, lupus atau diabetes.
  • Pengaruh infeksi tertentu seperti malaria, toksoplasmosis, rubela, sitomegalovirus, chlamydia, gonore atau sifilis.
  • Konsumsi obat-obatan yang berefek samping buruk pada janin, misalnya retinoid dan obat anti-inflamasi non-steroid.
  • Merokok, mengkonsumsi minuman keras dan menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Konsumsi kafein yang berlebihan.
  • Kelebihan atau kekurangan berat badan.

Selain karena faktor-faktor tersebut, keguguran juga bisa terjadi jika janin tumbuh di luar rahim. Kondisi ini biasa disebut sebagai kehamilan ektopik.

Jenis kehamilan ini dapat mengancam jiwa karena memiliki risiko untuk pecah dan mengakibatkan pendarahan dalam.

Sedangkan gejala dari kehamilan ektopik ialah tidak haid, sakit perut yang parah dan tak kunjung sembuh, pendarahan atau bercak darah dari vagina, nyeri pada bahu, pusing serta limbung.

Baca : Obat tradisional pembersih rahim pasca keguguran tanpa kuretase

Cara Mencegah Keguguran

Karena penyebabnya belum diketahui pasti, keguguran pada umumnya tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko keguguran, yakni dengan:

Faktor Pemicu dan Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil

  • Menerapkan pola makan sehat dan seimbang, terutama meningkatkan konsumsi serat.
  • Tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman keras, dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Menghindari infeksi-infeksi yang mungkin terjadi, seperti dengan memeriksakan diri untuk penyakit menular seksual dan mengobatinya hingga sembuh sebelum hamil.
  • Menjaga berat badan yang sehat sebelum dan saat hamil.

Peristiwa keguguran pasti menyebabkan tekanan emosional terhadap semua pihak, terutama bagi si ibu hamil. Rasa bersalah, penyesalan, marah, bahkan trauma dapat melanda wanita yang mengalaminya. Maka dari itu, dukungan positif dari pasangan dan keluarga sangatlah dibutuhkan.

Sumber : alodokter.com

Posted by : http://apotek45.com/

Faktor Pemicu dan Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil

Artikel kesehatan lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *