5 Tanda Tanda Keguguran Yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Apotek45.com – Tahukah Anda? Bahwa tingkat kematian janin akibat keguguran terbilang sangat tinggi, yakni bekisar 1-2 dari 10 ibu hamil.

Ada berbagai bentuk tanda-tanda keguguran, namun jangan sampai disalahpahami karena tidak semuanya mengarah pada kematian janin di dalam kandungan.

5 Tanda Tanda Keguguran Yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Keguguran dalam bahasa medis disebut dengan abortus spontan. Pendarahan dan nyeri perut merupakan tanda utama keguguran. Namun apabila hal tersebut terjadi belum tentu menunjukkan kematian janin. Keadaan di mana janin dan kehamilan masih dapat dipertahankan walaupun ada tanda-tanda keguguran yang terjadi disebut dengan ‘ancaman keguguran’ atau abortus iminen.

Sebenarnya banyak sekali kelainan yang dapat menyebabkan keguguran, namun seringkali tidak mudah menentukan penyebab pasti dari keguguran.

Sekitar 75% keguguran terjadi pada tiga bulan pertama pada masa kehamilan atau trimester pertama. Penyebab paling umum adanya masalah pada fetus atau janin.

Sedangkan penyebab keguguran pada trimester kedua biasanya disebabkan oleh kondisi kesehatan sang ibu.

Baca : Obat tradisional pembersih kandungan pasca keguguran tanpa kuretase

Beberapa kondisi medis juga dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran, diantaranya diabetes dan penyakit tiroid pada ibu hamil. Infeksi pada bayi juga bisa menyebabkan keguguran pada trimester kedua. Infeksi ini akan memicu pecahnya ketuban atau terjadinya pendarahan.

Lantas seperti apa tanda tanda keguguran pada ibu hamil?

Berikut ini beberapa tanda keguguran yang harus para ibu hamil ketahui, guna saat tanda-tanda keguguran muncul, Anda (ibu hamil) bisa langsung meminta pertolongan medis.

1. Pendarahan

Pendarahan dianggap sebagai tanda utama keguguran karena dialami sekitar 3 dari 10 ibu hamil yang mengalami keguguran. Jika ibu hamil yang mengalami perdarahan segera mendapat pertolongan medis kemungkinan keguguran dapat dicegah.

2. Nyeri

Jika Anda mengalai nyeri yang disertai perdarahan, maka Anda pertu waspada karena ini merupakan tanda-tanda keguguran.

Bagian tubuh yang biasanya diserang adalah panggul, perut dan punggung belakang dengan rasa nyeri seperti kram haid. Rasa nyeri sulit dibedakan dengan kram saat awal-awal kehamilan oleh adanya perluasan rahim.

3. Menurunnya gerakan bayi

Aktivitas bayi adalah tanda kesehatan bayi secara umum. Dengan memerhatikan aktivitasnya, maka Anda dapat memantau bagaimana perkembangannya. Selalu konsultasikan dengan dokter bila Anda merasa ada penurunan pada gerakan bayi.

4. Perubahan gejala kehamilan

Adanya perubahan gejala kehamilan bukanlah tanda-tanda keguguran yang umum. Namun jika ada perubahan yang terjadi secara drastis, maka hal tersebut perlu Anda waspadai.

Pada trimester kedua kehamilan, perubahan ini mungkin terkait dengan penurunan hormon kehamilan.

5. Keluar jaringan atau cairan dari vagina

Darah yang menggumpal dan janin yang masih berupa jaringan bisa saja keluar dari vagina. Jika ada jaringan yang keluar dari vagina, maka periksakan ke dokter untuk dianalisis agar diketahui bagaimana kondisi Anda dan janin sebenarnya.

Perlu Anda ingat! pendarahan pada trimester pertawa tidak selalu terkait dengan keguguran. Banyak ibu hamil yang mengalami hal tersebut namun tetap bisa melahirkan buah hatinya. Pada kondisi ‘ancaman keguguran’, ibu hamil sebaiknya melakukan tirah baring (bed rest) dan menghindari hubungan seksual agar keguguran tidak terjadi.

Sumber : alodokter.com

Itulah informasi mengenai tanda-tanda keguguran yang harus diwaspadai para ibu hamil. Semoga dengan mengetahui apa saja yang menjadi tanda-tandanya bisa menepis pandangan keliru mengenai penyebab keguguran dan bagaimana harus menanganinya.

Posted by : http://apotek45.com/

5 Tanda Tanda Keguguran Yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Artikel kesehatan lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *